![]() |
| Revitalisasi Tradisi Batik Priangan |
Bentara Budaya Jakarta bekerja bersama dengan Komunitas Kajian Antropologi Indonesia (FKAI) serta Yayasan Batik Jawa Barat (YBJB), juga akan mengadakan prosesi pembukaan pameran batik Priangan bertopik 'The Dancing Peacock'. Pameran di buka Prof Dr Meutia F Swasono serta disemarakkan dengan pentas tari Merak dari Bandung.
Ketua Pengelola Bentara Budaya Jakarta, Paulina Dinartisti, menyebutkan, penyelenggaraan pameran mempunyai tujuan untuk turut menghidupkan kembali serta melestarikan seni batik priangan, satu diantara bentuk warisan bangsa yang ada di ambang kepunahan. " Batik priangan yaitu kebiasaan seni kerajinan batik yang masih tetap tumbuh serta berkembang di beberapa daerah pedalaman Jawa Barat, dari mulai Cianjur, Sukabumi, Bandung, tetapi terlebih di Garut, Tasikmalaya, serta Ciamis, "
Pameran bertopik 'The Dancing Peacock' dari nama satu diantara motif kain batik priangan yang ciri khas, serta termasuk juga yang terindah, yang dimaksud motif " Merak Ngibing ", yang berarti tidak beda dari Merak Menari, dancing peacock. Motif kain batik ini melukiskan dua ekor burung merak yang cantik, yang tengah berhadap-hadapan sembari meningkatkan sayap serta bulu ekornya yang warna-warni, seperti tengah menari. Motif ini sedikit banyak pula mencerminkan stereotip ciri-khas orang Sunda yang periang, terbuka, serta flamboyan, seperti burung merak yang tengah menunjukkan keindahan warna bulu-bulunya.
Dalam pameran yang berjalan sampai 30 Mei yang akan datang ini, terang Dinartisti, dipamerkan sekitaran 100 helai kain batik priangan punya beberapa kolektor di Jakarta serta Bandung, Museum Tekstil Jakarta, dan punya beberapa pembatiknya yang masih tetap tersisa di Garut, Tasikmalaya, serta Ciamis. Beberapa adalah kain batik yang termasuk antik, dengan beberapa warna serta motif-motif yang tidak sekali lagi di buat saat ini.
Sepanjang berlangsungnya pameran akan diadakan acara diskusi, klinik konservasi kain batik, dan penjualan batik priangan, yang diinginkan dapat juga menyebabkan beberapa perajinnya supaya selalu berkarya serta berkreasi.

Tidak ada komentar:
Posting Komentar