Kamis, 15 Maret 2018

Mengenal Keunikan Ragam Batik Khas Jawa Barat

Mengenal Keunikan Ragam Batik Khas Jawa Barat

Batik lokasi Jawa Barat memang belum juga setenar motif batik yang dibuat dari lokasi Jawa Tengah. Walau sebenarnya, sebagian batik ciri khas lokasi di Jawa Barat seperti, batik Tasikmalaya, batik Ciamis dan batik Garut, mempunyai histori cukup panjang dalam karya olah batik di bumi Priangan. 

Batik Jawa Barat saat ini telah berkembang di 23 kota serta kabupaten. Berdasar pada hasil survey Yayasan Batik Jawa Barat, terdaftar ada sekitaran 300 entrepreneur dengan lebih dari 6. 000 pengrajin batik di Jawa Barat. Batik Cirebon terdaftar yang paling banyak produksinya. 
Di bawah ini, mari kita ketahui kekhasan macam batik dari tiga daerah di bumi Priangan : yaitu batik Garutan, batik Tasikmalaya, serta batik Indramayu. 
Batik Indramayu 
Ciri paling utama batik Indramayu adalah penggunaan warna merah mengkudu, coklat kemerahan, serta biru indigo dengan latar berwarna krem. Komposisi warna yang kontras pada warna latar serta warna motif paling utama jadi keunikan batik Indramayu. Warna batik Indramayu, seperti biasanya dari daerah pesisir, mempunyai macam warna dengan komposisi yang cerah, fresh serta dinamis. 

Motif batik Indramayu banyak melukiskan unsur flora serta fauna, sebagai keunikan alam pesisir seperti ikan, udang, bunga, daun, akar, serta sebagian type burung seperti yang tampak pada corak Lokcan yang mempunyai arti ‘sutera biru’. Satu diantara keunikan batik Indramayu yaitu susunan motif non geometris yang menebar dinamis serta atraktif penuhi sehelai bagian kain. 
Batik Tasikmalaya 
Warna yang sering diterapkan pada batik Tasikmalaya yaitu merah, biru kehijauan, serta hitam. Tidak seperti pada daerah yang lain, aplikasi serta pemakaian motif batik Tasikmalaya tidak berdasar pada status sosial atau kedudukan seorang. Sentra batik di Kabupaten Tasikmalaya ada di daerah Sukapura, Kecamatan Sukaraja.  

Macam hias serta warna batik classic Tasikmalaya memperoleh dampak kuat dari batik Solo serta Yogya. Salah satunya yaitu pada macam hias Rereng (dari kata Lereng dalam bhs Jawa) serta Kawung dengan pewarnaan krem, coklat, serta hitam. Diluar itu, macam motif batik Tasikmalaya juga cukup kental memperoleh dampak dari Pekalongan, lewat aplikasi corak flora serta fauna yang digambarkan dengan naturalis dengan pewarnaan cerah. 
Batik Garut 
Daerah sentra pembatikan di Garut diantaranya di Jalan Papandayan serta daerah Kampung Sisir. Macam hias batik Garut berbentuk naturalis serta banyak ambil ide motif dari dunia flora, fauna, serta alam sekelilingnya. Diluar itu macam motif batik Garutan juga memperoleh dampak dari motif batik Solo, Yogya, Cirebon, Indramayu, Pekalongan, bahkan juga ada dampak macam hias motif dari Cina. 

Motif-motif itu lalu dibuat dengan style serta selera orang-orang Garut. Dampak motif dari Solo serta Yogya diantaranya motif parang (lereng), lalu dibuat oleh beberapa pembatik Garut dalam beragam macam ; salah satunya Lereng Adumanis, Lereng Suuk, Lereng Calung, serta Lereng Daun. Warna gumading atau warna putih kekuning-kuningan jadi warna ciri khas latar batik Garut. Warna latar beda yang umum dipakai yaitu biru tua serta merah tua. * 

Tidak ada komentar:

Posting Komentar