Kamis, 15 Maret 2018

Batik Garut Tulen, Pionir Batik Garutan

Batik Garut Tulen, Pionir Batik Garutan

Batik Garutan mempunyai warna yang membuatnya lebih mencolok dibanding batik dari daerah yang lain di Indonesia. Beberapa warna batik Garutan yang relatif cerah membuatnya tidak terlihat “kolot”. Gabungan warna seperti gumading (putih kekuning-kuningan), biru, merah, serta warna yang lain, buat batik Garutan tampak lebih dinamis. 

Dari sisi motif, batik Garutan juga mempunyai motif-motif yang begitu ciri khas. Motif batik Garutan favorit yang cukup popular salah satunya, Rereng Merak Ngibing, Rereng Kembang Corong, serta Rereng Pacul. Motif favorit itu ditangani dengan tehnis catat. 
Satu diantara butik yang disebut pionir batik Garutan yaitu butik Batik Garut Tulen. Butik ini sudah ada di Garut mulai sejak 1950an. Batik Garut Tulen adalah usaha batik Garutan keluarga yang dikelola dengan turun-temurun. 

Seperti disibakkan Jonatan (38), marketing Batik Tulen, “Batik Tulen mah dapat disebut pionir batik garutan. Setahu saya, telah ada mulai sejak th. 1950an pada zaman Aki, H. Oman Syaefurohman. Saat ini dikelola sama Ibu mertua saya, Hj. Dodah Siti Saodah. ” 

Butik yang saat ini berada di Jl. Ciledug, Gang Kampung Sisir No. 528, Garut, memajang bermacam type serta motif batik Garutan. Dari mulai batik catat, batik cap-tulis, serta batik catat dengan bahan sutera. “Keunggulan Batik Tulen itu paling banyak motif serta alur. Jadi beberapa pilihan buat pelanggan, ” terang Jonatan. 
Masalah harga batik Garutan di butik Batik Garut Tulen, Anda bisa pilih sesuai sama selera serta isi dompet. Batik cap di jual dari mulai Rp85. 000-Rp125. 000/lembar. Batik catat di jual dari mulai Rp1, 5juta-3juta/lembar. Sedang untuk batik catat bahan sutera di jual di kisaran Rp2juta-3, 5juta.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar