![]() |
| Masa Liburan, Wisatawan Buru Batik Garutan |
Banyak wisatawan dari luar daerah yang bertandang ke Garut sepanjang musim berlibur akhir th. ini membawa barokah untuk beberapa perajin Batik Garutan. Sepanjang satu pekan paling akhir, penjualan Batik Garutan alami penambahan sebesar 30 % di banding hari hari umum.
Batik Garutan telah lama populer jadi industri rumahan hingga seringkali beberapa wisatawan pilih beli segera dirumah tempat tinggal yang ada di sentra perajinnya alih-alih beli di toko. Seperti yang diutarakan salah seseorang penjual Batik Garutan, Ani Hendrayani.
Beberapa sentra perajinnya menyebar di banyak wilayah seperti di Ciledug, Suci, Paminggir, serta Karangpawitan. Sesaat ruangan pamer berbentuk toko serta galeri bisa didapati di beberapa titik seperti di lokasi pengkolan jalan Ahmad Yani serta jalan Otto Iskandardinata, Tarogong Kaler.
Masalah harga, Batik Catat Garutan ukuran 105 cm X 270 cm di bandrol pada Rp 1. 5 juta hingga Rp 1, 7 juta. Sesaat untuk batik cap, harga nya dapat jauh di bawahnya tergantung pada ukuran serta motifnya.
Terkecuali melayani konsumen yang datang segera ke sentra perajin, Ani menyebutkan, beberapa pesanan juga datang dari Jakarta, Sumedang, serta Bandung. Umumnya pesanan berbentuk batik cap yang memanglah nyaris tiap-tiap bln. senantiasa mengalir. Sepanjang berlibur, ada sekurang-kurangnya pesanan 250 potong baju batik cap.
Garut jadi satu diantara daerah di Priangan yang hasilkan batik berkwalitas tinggi dengan sebutan Batik Garutan. Pembuatan Batik Garutan diwariskan dengan turun temurun serta alami masa kejayaan mulai sejak akhir 1960an sampai pertengahan 1980an.
Walau demikian, satu diantara kekurangannya yaitu terbatasnya modal dan kiat pemasaran yang belum mapan sampai pamornya sedikit untuk sedikit memudar. Di Jawa Barat, mesti disadari popularitasnya sekarang ini masih tetap kalah oleh batik Trusmi Cirebonan.
Motif-motif yang dipakai umumnya di inspirasi dari keindahan alam Garut seperti bunga, daun, burung. Di dalamnya juga terdapat cerminan kehidupan sosial budaya, falsafah hidup, serta adat-istiadat ciri khas Priangan. Customer juga bisa pilih bermacam corak salah satunya yakni sido mukti melati, turih oncom, rereng sepatu, merak ngibing, sido mukti sawat, sekar jagat, serta sulida.
Satu diantara keunikan Batik Catat Garutan yaitu kandungan warnanya yang harus lebih dari tujuh jenis warna. Gabungan permainan warnanya relatif cerah seperti hijau, biru, serta kuning. Macam hiasnya juga kental dengan permainan bentuk bentuk geometrik baik diagonal, datar, ataupun belah ketupat.
Dengan citranya jadi product budaya otentik, Batik Garutan dapat jadi pilihan oleh-oleh berkelas dari Garut. Terkecuali jadi selendang serta baju, pemakaiannya sangatlah bermacam tergantung pada kreativitas seperti penghias selimut ataupun ornament hiasan dinding.

Tidak ada komentar:
Posting Komentar