Jumat, 15 September 2017

Proses Membuat Batik Garutan

Proses Membuat Batik Garutan

Kabupaten Garut, Jawa Barat, nyatanya tidak cuma di kenal dengan domba, jaket kulit, jeruk, kopi luwak dan dodol. Garut juga mempunyai bermacam makanan ciri khas yang unik serta menarik untuk dicoba. Salah nya ialah Batik Garutan. 

Batik Garutan adalah satu diantara contoh hasil karya seni terapan yang diperoleh dari turun-temurun mulai sejak jaman dulu, kenapa dimaksud seni terapan? Karna terkecuali jadi hasil karya manusia yang indah batik dapat juga digunakan untuk beragam kepentingan manusia, 

Sistem membuatnya yaitu seperti berikut : 


Langkah awal yaitu mempersiapkan kain yang juga akan dibatik. Kain ini lalu di beri minyak spesial yang di buat dari buah camplong bernama minyak dempel. Langkahnya yaitu dengan mencelup kain dalam minyak serta menjemurnya 3x satu hari sepanjang dua minggu. Maksudnya yaitu supaya pergerakan pengrajin batik melukis di atas kain mejadi lebih halus serta serat kain jadi lebih rapat. Kemudian, baru dikerjakan sistem menggambar motif awal batik di atas kain. 

Untuk sistem perendaman warna, dikerjakan dengan merendam kain pada gentong yang diletakkan di satu ruangan yang kedap sinar. Gentong digunakan untuk merendam kain batik memiliki bahan pewarna alami, seperti kulit mengkudu, buah jelawe, kulit pohon jati, kayu jambal, tawas, serta jirek. 

Pengrajin batik juga akan mencelup-celupkan kain batik dalam gentong, mendiamkannya sepanjang 24 jam, lantas mengulang mencelup-celupkannya sekali lagi. Hal semacam ini dikerjakan sepanjang enam bulan hingga setahun. Perihal ini pula yang mengakibatkan harga kain batik Gentongan menjangkau dua sampai lima juta rupiah perpotongnya. Diperlukan dedikasi yang tinggi untuk membuatnya. 

Ada yang menarik sekali dari batik Gentongan yg tidak ada pada kain batik dari daerah manapun juga, yakni kalau type batik ini dilukis pada ke-2 bagian kain, sisi bagian luar serta dalam. Teknik pewarnaannya dengan memakai malam berniat di buat tidak tutup prima hingga membuat retakan-retakan alami yang indah. 

Awal mulanya batik di buat diatas bahan dengan warna putih yang terbuat dari kapas yang diberi nama kain mori. Saat ini batik juga di buat diatas bahan beda seperti sutera, poliester, rayon serta bahan sintetis yang lain. Motif batik dibuat dengan cairan lilin dengan memakai alat yang diberi nama canting untuk motif halus, atau kuas untuk motif memiliki ukuran besar, hingga cairan lilin meresap kedalam serat kain. Kain yang sudah dilukis dengan lilin lalu dicelup dengan warna yang dikehendaki, umumnya diawali dari beberapa warna muda. Pencelupan lalu dikerjakan untuk motif beda dengan warna lebih tua atau gelap. Sesudah sekian kali sistem pewarnaan, kain yang sudah dibatik di celupkan kedalam bahan kimia untuk melarutkan lilin. 

Sistem Pembuatan Batik Garutan, Batik Garutan, Batik Indonesia 


Tidak ada komentar:

Posting Komentar